27-07-2016 Ditulis oleh
RAPAT PERSIAPAN VERIFIKASI LAPANGAN KABUPATEN/KOTA SEHAT
Menuju Kabupaten Ponorogo Sehat Program Multi Program & Multi Sektor dengan Swasti Saba Wiwerda tahun 2016-2017 pada tanggal 21 Juli 2016 dilakukan Rapat Persiapan Verifikasi Lapangan Kabupaten/Kota Sehat. Dengan kriteria kondisi Kab/Kota yang bersih, aman dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah. Kabupaten Ponorogo telah berhasil mengambil 2 Tatanan yaitu :
- Kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum
- Kehidupan masyarakat sehat yang mandiri
Dimana telah diverifikasi tingkat Nasional pada tanggal 25 Agustus 2015. Pada tanggal 27 Nopember 2015 Kabupaten Ponorogo mendapatkan Swasti Saba Padapa dan akan meningkat menjadi Swasti Saba Wiwerda. Dengan penambahan jumlah tatanan yang diambil dari 2 tatanan yang sudah ada menjadi 4 tatanan. Dengan tambahan tatanan :
- Tatanan Ketahanan Pangan Dan Gizi
- Kawasan industri dan perkantoran sehat
Untuk persiapan di tahun 2016 verifikasi tingkat Propinsi akan dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2016 sedangkan untuk verifikasi Dokumen dilaksanakan pada awal tahun 2017 yaitu Monev Terpadu dalam rangka persiapan verifikasi tingkat Nasional.
20-07-2016 Ditulis oleh
PENYERAHAN RANCANGAN NOTA KESEPAKATAN TENTANG KEBIJAKAN UMUM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (KU-APBD) SERTA PRIORITAS DAN PLAFON ANGGARAN SEMENTARA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (PPAS-APBD) TAHUN 2017
Berdasarkan ketentuan Pasal 86 dan Pasal 87 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KU-APBD) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PPAS-APBD) perlu dilakukan pembahasan dan mendapatkan kesepakatan dari DPRD untuk ditetapkan menjadi Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan.
Berkaitan dengan hal tersebut maka pada hari Rabu tanggal 20 Juli 2016 dilaksanakan penyerahan Rancangan Nota Kesepakatan tentang Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KU-APBD) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PPAS-APBD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2017 dari Bupati Ponorogo kepada pimpinan DPRD Kabupaten Ponorogo. Acara berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Ponorogo dan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, unsur Forpimda dan segenap anggota DPRD Kabupaten Ponorogo.
18-07-2016 Ditulis oleh
PENYERAHAN RANCANGAN RPJMD TAHUN 2016 – 2021 KEPADA DPR
MELALUI SEKRETARIS DPRD KABUPATEN PONOROGO
      Berdasarkan Undang – Undang Nomer 23 Tahun 2014 setiap Daerah diamanahkan untuk menyusun RPJMD sebagai satu kesatuan Perencanaan Pembangunan Nasional. Berkaitan dengan hal tersebut Kabupaten Ponorogo menyusun RPJMD tahun 2016 – 2021 yang merupakan penjabaran Visi, Misi dan program Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Pada Pasal 264 ayat 4 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa Peraturan Daerah tentang RPJMD ditetapkan paling lama 6 (enam) bulan setelah Kepala Daerah di lantik.
      Pada hari Kamis tanggal 14 Juli 2016 Bupati Ponorogo melalui BAPPEDA Kabupaten Ponorogo menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Ponorogo tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2016 – 2021 untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Ponorogo.
11-05-2016 Ditulis oleh
MUSRENBANG RPJMD KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2016 - 2021
      Setelah selesainya Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Ponorogo dan menghasilkan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo terpilih Masa Bhakti 2016 – 2021 Bapak Drs. H. IPONG MUCHLISSONI dan Drs. H. SOEDJARNO, MM, maka salah satu Tahapan selanjutnya yang penting untuk segera dilaksanakan adalah Menyusun Suatu Perencanaan Jangka Menengah Daerah yang merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Bupati Ponorogo dalam jangka waktu 6 (enam) bulan pertama Masa Kerjanya.
      Perencanaan Jangka Menengah dimaksud adalah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2016 – 2021 untuk mewujudkan kemajuan daerah, kesejahteraan dan kemandirian masyarakat maka perlu didukung dengan pengelolaan pembangunan yang partisipatif, tatanan pemerintahan yang jujur, terbuka, bertanggung-jawab, dan demokratis serta tatanan masyarakat yang perlu dikembangkan ke dalam mekanisme yang memberikan peluang peran serta masyarakat dalam proses pengambilan keputusan bagi kepentingan bersama. Di dalam RPJMD tersebut berisi Visi dan Misi Kepala Daerah Terpilih, Isu-isu Strategis, Tujuan, Program Unggulan, Indikator Kinerja Utama, dan Indikator Kinerja Daerah selama lima tahun ke depan.Salah satu tahapan di dalam penyusunan RPJMD adalah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kabupaten Ponorogo Tahun 2016 – 2021. Pelaksanaan penyusunan RPJMD pada tahun ini merupakan Penyusunan RPJMD Periode ke III dari RPJPD Kabupaten Ponorogo Tahun 2005 - 2025. Tema Musrenbang RPJMD Tahun 2016 - 2021 yang disampaikan dalam Paparan Bupati Ponorogo yang dilanjutkan oleh Bapak Wakil Bupati Ponorogo Drs. H. Soedjarno, MM yaitu Ponorogo Berbenah! Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius. Tema selama lima tahun ke depan ini terbagi dalam tahapan-tahapan pencapaian yaitu di Tahun 2016 sebagai tonggak pertama adalah Mewujudkan Ponorogo yang Lebih Sejahtera, Mandiri dan berdaya Saing; di Tahun 2017 adalah Pembenahan Infrastruktur dan Modernisasi Pertanian melalui pengembangan produk pertanian organik; di Tahun 2018 adalah Peningkatan Infrastruktur dan pengembangan agribisnis Organik yang didukung oleh SDM berkualitas; di Tahun 2019 adalah Pengembangan pariwisata berbasis alam, budaya, religi, dan agro industri yang didukung oleh infrastruktur yang kuat; di Tahun 2020 adalah Penguatan ekonomi berbasis potensi daerah dan produk unggulan; dan di Tahun 2021 yang merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD ini adalah Peningkatan kesejahteraan rakyat berbasis nilai-nilai agama dan budaya. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan Paparan dari Narasumber Bappeprov Jawa Timur dan Bappenas Jakarta.
      Peserta Musrenbang RPJMD yang hadir di tahun ini dari seluruh komponen masyarakat dan kehadiran Seluruh Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo memberikan tambahan semangat. Di dalam pelaksanaan Musrenbang RPJMD Tahun 2016 - 2021menurut Ketua DPRD Bapak Ali Mufti, S.Ag. nantinya dibutuhkan Strategi yang Bagus untuk Mencapai Perencanaan Program Pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat Ponorogo. Peserta Musrenbang yang hadir meliputi : unsur Forpimda, Bappenas, Bapperov Jatim, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Kepala Badan/ Dinas/ Kantor/ Direktur BUMN/ Direktur BUMD/ Bagian dan Kecamatan/ Kelurahan / Desa, Instansi Vertikal, Kepala Bappeda Kabupaten/ Kota Tetangga, Perbankan, Direktur Rumah Sakit Swasta, Organisasi Profesi, Organisasi Masyarakat, Organisasi Wanita, Rektor perguruan Tinggi, Senat dan BEM Perguruan Tinggi, LSM dan Wartawan/ Media Massa, serta Asosiasi Jasa Konstruksi. Dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkenan hadir Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur Bapak DR. Ir. H. RB Fattah Jasin, MS. beserta jajarannya dan Kepala Bakorwil I Madiun.
20-04-2016 Ditulis oleh
LOMBA RATU LUWES DAN MENYANYI DALAM RANGKA
PERTEMUAN RUTIN DWP BAPPEDA KABUPATEN PONOROGO
DAN PERINGATAN HARI KARTINI TAHUN 2016
      Di Bulan April Tahun 2016 ini, kembali Dharma Wanita Persatuan Unit Bappeda Kabupaten Ponorogo mengadakan Pertemuan Rutin Ibu-ibu anggotanya. Bersamaan kegiatan tersebut juga diadakan Lomba Ratu Luwes dan Menyanyi dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2016. Kegiatan ini diselenggarakan oleh, dari dan untuk seluruh keluarga karyawan karyawati mulai dari panitia penyelenggara, peserta hingga juri lomba semuanya dari keluarga besar Bappeda sendiri. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari masing-masing bidang pada Bappeda Kabupaten Ponorogo yaitu dari bidang prasarana, penanaman modal, sosial budaya, perekonomian, statistik penelitian dan pengembangan dan sekretariat masing-masing satu orang ibu untuk kegiatan lomba ratu luwes dan lomba menyanyi.
      Acara ini menurut Ibu Indah Sumarno (Ketua Dharma Wanita Persatuan Bappeda) digelar dalam rangka untuk lebih mempererat tali silaturahmi dan keakraban antar ibu- ibu anggota DWP Bappeda sekaligus menambah pengalaman serta untuk menggali dan membina potensi yang dimiliki ibu-ibu anggota DWP Bappeda yang pada akhirnya dapat diinventarisir serta mempunyai nilai tambah sebagai hasil dari pertemuan rutin Dharma Wanita.
      Pada kegiatanlomba kali ini berkenan Bapak Kepala Bappeda Kabupaten Ponorogo selaku Pembina DWP Bappeda Ponorogo memberikan pengarahan sekaligus membuka secara resmi acara tersebut dan dilanjutkan dengan menyumbangkan dua buah lagu.
Pemenang dari Lomba Ratu Luwes DWP Bappeda Kabupaten Ponorogo Tahun 2016 adalah :
Juara 1 adalah Ibu Sri Rohhani Wiyono
Juara 2 adalah Ibu Wiwik Asmoro Santo
Juara 3 adalah Ibu Dyah Ika Rahmawati Mustofa
Juara Harapan 1 adalah Ibu Tohari
Juara Harapan 2 adalah Ibu Haniek Arief Efendi
Juara Harapan 3 adalah Ibu Tutik Nurhayati
Pemenang dari Lomba Menyanyi DWP Bappeda Kabupaten Ponorogo Tahun 2016 adalah :
Juara 1 adalah Ibu Dyah Indarwati Muharjadi
Juara 2 adalah Ibu Renditya Silvanie Yuananto
Juara 3 adalah Ibu Ita Purnamasari Muldiono
Juara Harapan 1 adalah Ibu Dhetty Prasetya W Setiawan
Juara Harapan 2 adalah Ibu Indah Junia Fatoni
Juara Harapan 3 adalah Ibu Dyah Listyokarti
Page 5 of 12

BAPPEDA Kabupaten Ponorogo
Jl Alun-Alun Utara No 09 Ponorogo
0352 - 481845
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.