04-09-2015 Ditulis oleh
INOVATOR DARI AKADEMI KOMUNITAS KABUPATEN PONOROGO MASUK NOMINASI PENGANUGERAHAN INOVASI TEKNOLOGI TINGKAT JAWA TIMUR TAHUN 2015
      Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Ponorogo berhasil mengantarkan Inovator dari Akademi Komunitas Kabupaten Ponorogo pada seleksi dan penilaian presentasi Inovasi Teknologi di bidang Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) tingkat Jawa Timur Tahun 2015.
      Setelah berhasil bersaing dengan 20 peserta di bidang TIK , Inovator yang diketuai oleh Drs. Bambang Suwarno, SST dan beranggotakan Tryandi Rusdi Saputra serta Andri Ma’ruf Anshori berhasil masuk 10 besar .Selanjutnya ke sepuluh Inovator wajib menyampaikan paparan proposalnya untuk babak penyisihan berikutnya.
      Acara paparan / Forum Group Discussion berlangsung pada tanggal 3 September 2015 di Ruang Sunan Drajat Lt II Gedung Balitbang Propinsi Jatim.
      Pada tahun ini mereka mengambil Inovasi Aplikasi Pelaporan Warga Ponorogo Kepada Pemerintah Daerah WWW.ADUINAJA.COM/Aduin Aja ( aduinaja.com ) Citizen Journalism.
      Diharapkan dengan Media ini masyarakat bisa menyampaikan aduannya kepada Pemerintah secara bertanggungjawab dan dengan media ini pula bisa bermanfaat sebagai alat monitoring dan evaluasi kinerja Pemerintah daerah.
      Setelah acara tersebut dalam waktu dekat akan dilaksanakan kunjungan lapang oleh Tim Penilai ke daerah yang lolos seleksi selanjutnya. Tujuan kunjungan lapang untuk melihat sejauh mana Inovasi ini bermanfaat untuk Pemerintah kabupaten/kota dan sejauh mana Pemerintah daerah memberikan dukungan dengan adanya Inovasi tersebut, sehingga hasil Inovasi benar-benar bisa diaplikasikan secara bermanfaat.
STUDI BANDING POKJA BKPRD KABUPATEN PONOROGO KE KABUPATEN SLEMAN DIY YOGYAKARTA
      Dalam rangka menambah wawasan perencanaan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan penataan ruang wilayah di Kabupaten Ponorogo, maka pada tanggal 7 s/d 8 September 20015 Pokja BKPRD Kabupaten Ponorogo melaksanakan kunjungan kerja ke Bappeda Kabupaten Sleman DIY Yogyakarta. Rombongan dipimpin oleh Kepala BAPPEDA Kabupaten Ponorogo Ir. SUMARNO, MM dan diterima oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Sleman Drs. AGUNG ARMAWANTA, MT.
      Maksud dari Kunjungan Kerja ini adalah untuk mengetahuai pelaksanaan kegiatan Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah ( BKPRD ) Kabupaten Sleman dalam hal :
1. Perumusan Kebijakan pemanfaatan ruang
2. Keterpaduan, keterkaitan, keseimbangan pelaksanaan pembangunan
      Dalam Dalam sambutannya kepala Bappeda Kabupaten Ponorogo menyampaikan tujuan dan harapan agar dari kunjungan tersebut menambah wawasan dan bekal dalam melaksanakan tugas yang berkaitan dengan perencanaan dan penataan ruang daerah di Kabupaten Ponorogo.
      Sekretaris Bappeda Kabupaten Sleman menerima dengan hangat kunjungan tersebut dan menyampaikan paparan yang berkaitan dengan program kerja BKPRD Kabupaten Sleman.Beliau juga berharap bahwa kunjungan tersebut sekaligus sebagai ajang tukar pengalaman dan bisa memberikan manfaat bagi kedua kabupaten.

MENUJU KABUPATEN SEHAT

27-08-2015 Ditulis oleh
MENUJU KABUPATEN SEHAT
      Pada tanggal 24 Agustus 2015 Kabupaten Ponorogo menerima Rombongan Tim Verifikasi ‘’ KABUPATEN/KOTA SEHAT ‘’ dari Pusat. Rombongan diterima oleh Pj BUPATI Ir.Maskur , Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Dr.Drs.Agus Pramono, MM, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Ali MUFTI,SAg beserta kepala SKPD terkait. Acara berlangsung mulai pukul 20.00 wib di Ruang pertemuan Bantar Angin .
      Dalam sambutannya Bupati menyampaikan potensi-potensi Kabupaten Ponorogo yang sangat berpeluang untuk dikembangkan dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dan daya saing daerah. Ponorogo dengan masyarakatnya yang agamis, sadar lingkungan yang bersih dan sehat,sadar akan pentingnya pendidikan yang tinggi dan berkualitas, sadar akan pentingnya kesehatan dan kualitas hidup yang tinggi mendasari pola hidup yang bersih, rapi sehat dan berpendidikan.Beliau berharap bahwa pada tahun ini Kabupaten Ponorogo mendapatkan predikat SWASTI SABA PADAPA.





      Sebagai tindak lanjut Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari Pusat, maka pada tanggal 25 Agustus 2015 dilaksanakan klarifikasi data penunjang dari masing – masing SKPD oleh Tim Penilai. Acara berlangsung di sekretariat forum kota sehat yang bertempat di gedung Bappeda Kabupaten Ponorogo.
      Setelah acara klarifikasi dilanjutkan dengan peninjauan di lapangan. Lokasi yang dituju antara lain SMA Negeri 1 Ponorogo, Desa Ngabar Kecamatan Siman, Desa Balong Kecamatan Balong, MAN 1 Ponorogo, Desa Nongkodono Kecamatan Kauman, SMP Negeri 1 Kauman, Pasar Kedung Bantheng Kecamatan Sukorejo serta aliran sungai Tambak Kemangi. Mengingat terbatasnya waktu sehingga lokasi yang menjadi sasaran penilaian hanya diambil beberapa sampel.
      Dalam rangka memepersiapkan Kabupaten/Kota sehat di Ponorogo tidak lepas dari peran Forum Kabupaten/Kota Sehat. FORUM Kabupaten/Kota sehat dibentuk sebagai amanah dari peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 34 Tahun 2005 dan Kementrian Kesehatan nomor 1138 Tahun 2005. Forum Kabupaten Sehat berperan memberikan pembinaan dan pemantapan kepada Desa Binaan.
      Di Kabupaten Ponorogo ada 63 Desa Binaan terdiri dari Tiga Desa pencanangan dan 60 Desa Pendukung yang tersebar di Tujuh Kecamatan yaitu Kecamatan Kauman, Balong, Bungkal, Jetis, Siman, Jenangan dan Ponorogo.
RENCANA PEMBENTUKAN FORUM CSR DI KABUPATEN PONOROGO
      Untuk mensinkronkan Pelaksanaan program kegiatan di Kabupaten Ponorogo pemerintah daerah perlu untuk bekerjasama dengan perusahaan melalui CSR sehingga akan tercapai keharmonisan antara pelaku pembangunan yaitu pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Karena itu Pemerintah Daerah perlu membentuk Forum CSR. Forum CSR bertujuan untuk memberikan acuan bagi pemerintah daerah dan perusahaan dalam mensinergikan program yang terintegrasi antara program pemerintah daerah dengan program yang diinisiasi oleh perusahaan.
      Untuk Kabupaten Ponorogo sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dalam rangka membentuk Forum CSR, terakhir pada hari kamis Tanggal 6 Agustus 2015 tempat di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo. Dari hasil pertemuan ini diputuskan akan membentuk Keputusan Bupati Ponorogo tentang Tim Fasilitasi dan Tim Pelaksana Penyelenggaraan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan / Corporate Social Responsibility ( CSR ) di Kabupaten Ponorogo. Tim Fasilitasi ini terdiri atas seluruh SKPD di lingkup Pemerintah Daerah, sedangkan Tim Penyelenggaraan Program TSP ini anggotanya seluruh pengusaha dan perwakilan dari masyarakat yang kepengurusannya di Ketuai Bapak SUGENG PRAWOTO.
      Anggota Forum CSR terdiri atas Devisi – devisi diantaranya devisi Jasa Konstruksi, Jasa Perdagangan, Jasa Lembaga Keuangan, Jasa Komunikasi, Jasa Transportasi, Jasa Kesehatan, MPP, Jasa Profesi, Jasa Developer, Jasa Kelistrikan dan Jasa Pertambangan.
07-08-2015 Ditulis oleh
KEGIATAN MAPPING (SURVEY) TRASE JALAN SELINGKAR GUNUNG WILIS BKAD “TUNGGAL ROGO MANDIRI” (Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk dan Kediri) ± 212, 851 km
      Berdasarkan hasil rapat tanggal 26 Mei 2015 di Biro Administrasi Kerjasama Setdaprov. Jawa Timur terkait dengan kerjasama pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar daerah di wilayah Selingkar Gunung Wilis adalah telah tercapainya kesamaan pandangan terhadap trase jalan yang akan dibangun di selingkar Wilis. Namun demikian untuk mengetahui kelayakan pembangunannya perlu pengecekan dilapangan/survey Tim Provinsi Jawa Timur dan SKPD terkait Bakorwil I Madiun, Sekretariat Bersama BKAD Tunggalrogo Mandiri dan anggota Sekber dimasing-masing Kabupaten BKAD.
     Untuk wilayah Kabupaten Ponorogo trase jalan yang ada sepanjang 400,40 Km, yaitu mulai perbatasan dengan Kabupaten Trenggalek yang tepatnya di Ds. Masaran Kec. Bendungan dan Dsn. Buyut Ds. Ngadirojo Kec. Sooko di Koordinat 1110 38`44.788”E 7057`6.549”S. Selanjutnya menuju Desa Suru Kec Sooko – Desa Pulung dan Desa Kesugihan Kecamatan Pulung – desa Gondowido dan Desa Pupus Kecamatan Ngebel. Di desa Pupus Kecamatan Ngebel inilah tempat perbatasan dengan Desa Kare Kec. Kare Kabupaten Madiun tepatnya pada koordinat 1110 40`39.814”E 7046`27.907”S. Adapun potensi – potensi yang ada di sekitar trase jalan diwilayah Kabupaten Ponorogo antara lain :
1. Bendungan Waduk Bendo, Kec. Sawoo,
2. Pemandangan Gunung Bayangkaki dan produksi bahan tambang marmer Sawoo.
3. Potensi wilayah air terjun Pletuk, Jurug, Sooko.
4. Wisata religi Sumur Tiban, Goa Bunda Maria, Ds. Klepu, Kec. Sooko.
5. Berdekatan dengan wisata tanah gambut dan pesona pegunungan di Dsn. Pandansari Ds. Pudak dan air terjun di Ds. Bareng Kec. Pudak
6. Wisata Alam Telaga Ngebel.
7. Kawasan pengembangan Agropolitan Jawa Timur.
8. Ait Terjun Seloarejo dan air hangat Toyomarto.
      Adapun sumber pendanaan pembangunan trase jalan tersebut dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi Jawa Timur, APBN dan dari Dana lain yang tidak mengikat.
Page 8 of 12

BAPPEDA Kabupaten Ponorogo
Jl Alun-Alun Utara No 09 Ponorogo
0352 - 481845
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.