mpin langsung oleh Bapak Bupati Kabupaten Ponorogo Bapak Drs.H.IPONG MUCHLISSONI pada tanggal 9 Mei 2018. Pada saat itu diberikan penghargaan kepada Kecamatan, Desa dan semua pihak yang berperanan menjadi titik pantau pada verifikasi nasional tahun 2017 sehingga Kabupaten Ponorogo mendapatkan penghargaan SWASTI SABA WIWERDA.

Adapun titik pantau tersebut adalah sebagai berikut:

1.       KABUPATEN PONOROGO

2.       KECAMATAN BABADAN

3.       KECAMATAN SIMAN

4.       KECAMATAN KAUMAN

5.       KECAMATAN JENANGAN

6.       KECAMATAN SUKOREJO

7.       KECAMATAN JETIS

8.       KECAMATAN BALONG

9.       KECAMATAN SAWOO

10.    KECAMATAN SAMBIT

11.    KECAMATAN SLAHUNG

12.    KECAMATAN BUNGKAL

13.    KECAMATAN NGEBEL

14.    KECAMATAN PULUNG

15.    DESA NGABAR

16.    DESA NONGKODONO

17.    DESA SUMOROTO

18.    DESA GUPOLO

19.    DESA SINGKIL

20.    DESA JOSARI

21.    SMPN 5 PONOROGO

22.    SMPN 1 JETIS

23.    SMAN 1 PONOROGO

 

24.    KETUA FORUM PONOROGO SEHAT

 

 

Pembangunan Berkelanjutanadalahupayasadardanterencana yang memadukanaspeklingkunganhidup, sosial, danekonomikedalamstrategpembangunanuntukmenjaminkeutuhanlingkunganhidupsertakeselamatan, kemampuan, kesejahteraandanmutuhidupgenerasimasakinidangenerasimasadepan(UU No. 32 Tahun 2009 tentang PPLH).

Untuk TPB yang berkaitan dengan kesetaraan gender ada di tujuan pertama: tanpa kemiskinan, tujuan ketiga: kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan keempat: pendidikan berkualitas, tujuan kelima: kesetaraan gender, tujuan kesepuluh: berkurangnya kesenjangan, dan tujuan ke enam belas: perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh.

Dari 25 indikator TPB yang terkaitdengan gender, 17 indikator di antaranyatelahterakomodirdalamIndikatorKinerjaKunci RPJMD (Permendagri 86/2017) yang terdiriatasbidangKesehatan, PengendalianpendudukdanKeluargaBerencana, Pendidikan, danPemberdayaanPerempuandanPerlindunganAnak

FokusPemerintahKabupatenPonorogodalammencapai SDGssesuai RPJMD Kab. Ponorogo 2016-2021Perda No 4 Tahun 2016.

Tujuan SDG’s pertama : Menghapus segalabentukkemiskinan di Kabupaten Ponorogo sesuai dengan Misi ke 6 Bupati Ponorogo dengan program unggulan:

1.    Feminisme kemiskinan: Bantuan sembako kepada Kepala Rumah Tangga Perempuan

2.    Perluasan cakupan Bantuan Kepada Siswa Miskin (BKSM)

3.    Tim reaksi cepat penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

4.    Pengembangan&Pemberdayaan AGROINDUSTRIMemanfaatkanHasilPertaniandanTenagaKerjaLokal berbasis industri kerakyatan

Selain dengan misi ke 6, TPB juga selaras dengan Misi Bupati ke 5 dimana salah satu program unggulannya adalah PENINGKATAN DAN PENUNTASAN RENOVASI RTLH (RUMAH TIDAK LAYAK HUNI)

Tujuan kedua SDG’s yaitu mengakhirikelaparan, mencapaiketahananpangandanpeningkatangisidanmencanangkanpertanianberkelanjutan, bersinergi dengan Misi Bupati ke 4 dengan program unggulan:

1.    Peningkatanproduksipertanianpengembanganpertanianorganik yang bisa meningkatanpendapatanpetani

2.    Modernisasialatpertanian melalui mekanisasipertanian untuk mengurangibiayaproduksi

3.    Bantuan SAPROTAN (SaranaProduksiPertanian) berupa BANTUAN PUPUK ORGANIK untuk mengurangibiayaproduksi sehingga diharapkan pendapatanpetanimeningkat.

Tujuan TPB kedua juga bersesuaian dengan Misi Bupati ke 5 yaitu melalui program unggulan penguatankarangkitri untuk penguatanketahananpanganmasyarakatdesa.

Menjaminkehidupan yang sehatdanmeningkatkankesejahteraan
pendudukdisegalausiayang merupakan tujuan ke 3 bersesuaian dengan Misi ke 7 Bupati Kabupaten Ponorogo, melalui program:

1.    MemantapkanpelaksanaanSistemJaminanSosialbidangkesehatan

2.    Peningkatanaksespelayananibu, anak, lansiadanbalita

3.    Peningkatanpengawasanobatdanmakanan

4.    Peningkatanaksespelayanankesehatan …Pemberian Mobil ambulansiagadesa

5.    Percepatanperbaikangisimasyarakat--POSYANDU

6.    Mengembangkandanefektifitaspembiayaankesehatan (BLUD,DAU,PAJAK ROKOK)

Menjaminkualitaspendidikan yang adildaninklusifsertameningkatkan
kesempatanbelajarbagisemua orang merupakan tujuan ke 4 dari TPB bersinergi juga dengan Misi ke 7 Bupati Kabupaten Ponorogo melalui program:

1.    Melaksanakanrintisanwajar 12 th

2.    Meningkatkankualitaspelayananpendidikan…meningkatkandiklat guru

3.    Meningkatkanakseslayananpendidikandanketrampilanmelaluilembagapendidkan formal

Tujuan TPB ke 5 menjaminkesetaraan gender danmemberdayakanperempuan
dananakperempuan bisa di capai oleh MISI Bupati ke 7 melalui Penerapanperencanaandanpenganggaran yang responsip gender dalamberbagaibidangPendidikan, kesehatan, politikdanhokumPerencanaan: adanyadelegasiperempuandalammusrenbang, politik: adanyaketerwakilanperempuan di legislatif.

Semua tujuan TPB semuanya sudah terakomodir dan sesuai dengan MISI Bupati Kabupaten Ponorogo, sehingga pelaksanaan TPB di Ponorogo sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi untuk memudahkan koordinasi dan mempermudah pemantauan maka perlu diadakan tindak lanjut berupa perbup dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait

 

MUSRENBANG KECAMATAN  TAHUN 2018  KABUPATEN PONOROGO

        

Musrenbang Kecamatan merupakan forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan pembangunan Kelurahan / Desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan  Kabupaten, yang merupakan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor : 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah dikoordinasikan oleh Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, dan dilaksanakan di 21 Kecamatan. Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan  di Kabupaten Ponorogo mulai Tanggal 05 s/d 15 Februari 2018.

PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN PONOROGO   TAHUN 2016 S/D 2021

1. Peningkatan pengelolaan infrastruktur strategis, perumahan dan permukiman

2. Revitalisasi pertanian menuju pertanian organik

3. Pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal

4. Penguatan UMKM dan koperasi

5. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan

6. Pengelolaan sumber daya daerah, lingkungan, bencana dan penataan kawasan

7. Peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik

8. Peningkatan kesejahteraan rakyat berbasis nilai-nilai agama dan budaya

SALAH SATU PELAKSANAAN MUSRENBANG DI KECAMATAN BABADAN KABUPATEN PONOROGO DI HADIRI OLEH:

1.Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo beserta Tim Musrenbang Kabupaten

2. Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo dari Dapil I

3. Camat Babadan

4. Kapolsek dan Danramil Kecamatan Babadan

5. Kepala Desa dan Kepala Kelurahan se Kecamatan Babadan

6. Perwakilan, bapak-bapak /ibu-ibu dari BPD, tokoh masyarakat dan instansi terkait di   Kecamatan Babadan

 

ARAHAN

Arahan Bapak Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo:

Fokus pembangunan Kabupaten Ponorogo tahun 2019 "pengembangan pariwisata berbasis alam, budaya, religi, dan agro industri yang didukung oleh infrastruktur yang kuat".

dengan tiga prioritas utama antara lain :

1. Pengembangan infrastruktur yang kuat melalui dari jalan Kabupaten, jalan poros, jalan lingkungan, jembatan dan drainase

2. Pengembangan wisata (alam, budaya dan religi) yang difokuskan pada fasilitas umum

3. Pengembangan agroindustri melalui bantuan pupuk organic cair (POC) dan alat mesin pertanian khususnya traktor

Serta Prioritas Pendukung antara lain:

1. Bantuan modal tahap dua untuk peningkatan usaha bagi BUMDES yang berhasil memanfaatkan bantuan modal tahap I (tahun 2017)

2.  Sanitasi terkait jambanisasi yang berstandar SNI dan ambulan desa.

3. Feminisme untuk kepala rumah tangga perempuan (KRTP) melalui program penanganan kemiskinan.

4. Bedah rumah, untuk rumah tidak layak huni melalui bantuan  keuangan lewat desa.

 

5. Peningkatan sarana dan prasarana ruang pelayanan publik.

 

Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Babadan  Kab Ponorogo pada Hari Senin Tanggal 05 Pebruari 2018 ;

 

 

 

 

 

 

 

 

 

26-01-2018 Ditulis oleh
SOSIALISASI APLIKASI PERENCANAAN TAHUNAN DAN LIMA TAHUNAN KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2018
Dalam rangka penyusunan perencanaan APBD Kabupaten Ponorogo tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggunakan system aplikasi perencanaan yang telah terintegrasi dengan system pengangaran. Kabupaten Ponorogo pada tahun tahun sebelumnya sebenarnya sudah menggunakan aplikasi untuk menyusun perencanaan dan pengangarannya, akan tetapi masih belum sepenuhnya terintegrasi atau terpadu dalam proses pelaksanaanya. Hal ini sesuai dengan arahan dari KPK sebagai pengawas.
Untuk merealisasikan keterbukaan informasi, Kabupaten Ponorogo telah menggunakan aplikasi penyusunan perencanaan yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sebelumnya Aplikasi Produksi BPKP juga telah digunakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo seperti SIMDA Keuangan, Aset dan sebagainya.
Untuk mensukseskan pelaksanaan perencanaan berbasis aplikasi ini, Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang bertugas sebagai perencana, mulai mengenalkan dan memberikan bimbingan teknis kepada seluruh operator aplikasi di lingkungan Pemerintah Daerah.
Tanggal 21 sampai dengan 22 Januari 2018 Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo mengadakan pengenalan dan pelatihan bagi operator aplikasi perencanaan dari tingkat Kecamatan. Pelatihan diikuti oleh semua Kecamatan dan SKPD yang ada di Kabupaten Ponorogo. Pada pelatihan ini selain aplikasi untuk perencanaan tahunan juga diberikan aplikasi perencanaan lima tahunan. Nantinya diharapkan dengan aplikasi ini semua kegiatan dan program Pemerintahan akan lebih sistimatis dan terintegrasi dengan tahapan penganggarannya.
Page 2 of 12

BAPPEDA Kabupaten Ponorogo
Jl Alun-Alun Utara No 09 Ponorogo
0352 - 481845
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.